Dec 29 2011

"Yogyakarta Serambi Madinah" Dalam Perspektif Tata Ruang

Abstrak

Makalah ini berusaha mengidentifikasi potensi permasalahan wacana Yogyakarta Serambi Madinah dalam perspektif tata ruang. Pertama adalah melihat implikasi wacana tersebut dalam politik tata ruang yang mungkin konfliktual. Kedua, adalah implikasi dalam politik yang menjadikan ambiguitas yang mungkin pula konfliktual. Berdasarkan analisis keruangan, makalah ini menyodorkan suatu interpretasi terhadap Yogya Serambi Madinah dalam kerangka dualisme, yaitu ko-eksistensi antara tatanan berbasis kultural-teokrasi (Kraton sebagai representasinya) dan demokrasi-ekonomi (pemerintahan formal sebagai representasinya) dalam upaya menegaskan kembali adanya "ruang demokratik" yang telah menjadi ciri keistimewaan Yogyakarta dari sisi tata ruang.

Makalah ini disampaikan sebagai bagian dari misi itu dan dipresentasikan dalam Dialog Budaya & Gelar Seni "YogyaSemesta" Seri 29, 26 Januari 2010 di Bangsal Kepatihan Yogyakarta.

Continue Reading »

No responses yet