Jul 29 2008

Mail

Published by at 8:38 am under Information Technology

Pagi ini saya mendapat berita gembira dari Pak Trisna, masternya jaringan di UII. Beliau memberitahukan bahwa upgrade mail server kita berhasil. Artinya, kuota mail account untuk user dapat ditambah. Tambahan ini cukup signifikan yaitu menjadi  sebesar 100mb untuk bertambah untuk masing-masing staff account dan 50mb untuk student account.

Nilai ini barangkali akan 'dicibir' karena orang pasti akan membayangkan gmail dan yahoo yang bisa memberi kapasitas jauh lebih banyak (1 gb) dan fitur yang barangkali juga lebih variatif. Dan dengan alasan itu masih banyak staf dan mahasiswa kita yang tidak aktif memakai mail kita sendiri.

Dari sisi BSI sebagai pengampu layanan teknologi informasi saya hanya bisa sedikit bertanya: kapan kita bisa menghargai dan mencintai milik sendiri?

Secara institusional, bagi saya, memakai mail gratisan (gmail ataupun yahoo atau yang lain) untuk berkomunikasi dengan pihak lain akan mengurangi kredibilitas kita. Saya pribadi menjadikan mail uii maharika(dot)ftsp(dot)uii(dot)ac(dot)id sebagai mail utama. Saya memang punya yahoo, tapi sekedar untuk 'tong' memforward email dari berbagai milis (bukan milis dosen UII tentu) dan arsip-arsip saja. Untuk berkomunikasi global saya tetap memakai mail UII itu. Dan saya bangga memakainya. Saya pun tak punya masalah dengan kuota karena mail kita mempunyai fasilitas auto forwarding dan juga POP mail (saya POP dengan mail client di Macbook saya).

Pun, BSI dalam hal ini mengembangkan satu kebijakan pemberian layanan informasi password untuk jurnal Proquest dan Ebsco misalnya hanya melalui mail UII. Blog staff UII juga hanya untuk yang mempunyai mail UII. Dan ke depan, setiap account juga akan dikembangkan dengan storage dan kemampuan single sign on (otentifikasi dengan satu account untuk seluruh layanan IT di UII). Perlu juga diingat, mail UII sudah dilengkapi dengan spam filter (harga alat ini cukup mahal) sehingga mail kita relatif bersih dari sampah, pun virus juga sebagian besar sudah terpental. Akses mail kalau di kampus juga akan menjadi lebih cepat karena berbasis LAN.

Jadi, kenapa tidak memakai mail kita sendiri dan mencintai karya kita sendiri?

No responses yet

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply

*